Jumat , 17 April 2026

Kreasi Busana Murid SMK Warnai Panen Panen Inovasi Vokasi 2025

Depok, Kemendikdasmen – Lebih dari 1.200 guru sekolah menengah kejuruan (SMK) dan instruktur lembaga kursus dan pelatihan (LKP) dari berbagai daerah di Indonesia menghadiri acara Peningkatan Kompetensi serta Panen Hasil Inovasi Guru SMK dan Instruktur LKP 2025 secara luring dan daring.

Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bisnis dan Pariwisata (BBPPMPV Bispar), Sawangan, Depok, Jawa Barat ini turut dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK), Tatang Muttaqin, serta Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian.

Selaku Dirjen Pendidikan Vokasi PKPLK, Tatang Muttaqin sangat mengapresiasi berbagai hasil karya yang ditampilkan oleh insan vokasi di kegiatan ini, salah satunya yaitu gelaran fashion show busana karya peserta didik SMK.

“Pada kegiatan ini, disajikan berbagai hasil karya insan vokasi yang tadi sudah kita saksikan bersama. Hasil karya yang ditampilkan salah satunya adalah pameran busana karya siswa-siswi SMK yang merupakan hasil dari pengimbasan program peningkatan kompetensi para guru SMK Jurusan Tata Busana yang juga bekerja sama dengan Indonesia Fashion Chamber. Karya ini juga sudah dibawa dan diperkenalkan di Paris 2024 lalu,” jelas Tatang.

Pameran busana hasil karya siswa-siswi SMK ini mengusung tema Wastra Digital Berkelanjutan Gaya Masa Depan. Tema pameran busana kali ini menggaet industri lokal yaitu Almira Handmade Malang dan YECE. Tak hanya itu, siswa-siswi berbakat ini juga didampingi khusus oleh Nurul Hidayati dan Yeti Topiah. Karya-karya yang ditampilkan merupakan hasil rancangan siswa-siswi kreatif dari berbagai SMK, seperti SMKN 3 Kediri, SMKN 3 Malang, SMK Darul Mawa Plumpang, SMKN Pringkulu, SMKN 1 Bangil, SMKN Poncol, dan SMKN 2 Depok.

Salah satu siswi SMKN 2 Depok yang menjadi salah satu model dalam peragaan busana, Annisa Zarifah, menyampaikan rasa bangganya karena dapat menampilkan karyanya dengan dukungan industri lokal. Annisa mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah baginya beserta teman-teman untuk menambah pengalaman dan memberinya kesempatan agar siswa-siswi SMK dengan Jurusan Tata Busana dapat unjuk gigi di level nasional dan internasional.

“Aku senang karena acara ini bisa jadi wadah untuk aku dan teman-teman menampilkan karya-karya kami secara luas, aku juga berharap semoga teman-teman SMK Tata Busana lain juga bisa punya kesempatan untuk tampil supaya bisa memperluas karya-karya lokal ini,” ucapnya.

Inovasi dari para guru dan siswa-siswi SMK, khususnya dalam kreasi busana yang didukung oleh kolaborasi yang baik dengan industri lokal, menunjukkan bukti nyata semangat dan potensi besar yang ada di pendidikan vokasi. Semoga sinergi dan kreativitas yang telah terjalin ini terus berkembang dan melahirkan dampak positif yang lebih luas bagi kemajuan pendidikan vokasi di Indonesia. (Penulis: Najma, Editor: Destian)

 

Penulis:Destian Rifki

Editor:Denty Anugrahmawaty

About Nailil Amani

Check Also

Festival Vokasi Satu Hati ditaja, Kerjasama Bidang Pembinaan SMK Disdik Riau dengan Regional Main Dealer Honda Riau

Sebagai usaha untuk memastikan lulusan SMK Riau yang kompeten, Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *